Rabu, 10 Mei 2017

RIP JUSTICE






Tanah Airku




Ciptaan: Ibu Sud


Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan




=========================

Tulisan Ayub Kurniawan Priyatna :

Yang membuat sedih bukanlah BTP dipenjara, namun ketika anak - anak muda akhirnya hilang pengharapannya pada negeri ini.
Yang membuat prihatin bukanlah masa 2 tahun dipenjara, namun ketika mahasiswa Indonesia yang study di luar negeri menjadi enggan pulang membangun negeri ini, alasannya masuk akal : Percuma, mau berkorban untuk Indonesia. 

Prestasimu, dedikasimu tidak dipandang sebelah mata, yang akan ditanya lebih dulu "Agamamu apa ? "

Yang membuat trenyuh bukanlah hukum yang dipermainkan masa, namun ketika orang - orang baik mulai lelah berkarya, hingga pada akhirnya yang merajalela di negeri ini orang-orang rasis, radikal agama dan yang mau merubah dasar negara ini jadi khilaffah.

Inilah ujian akan ketekunan & ketulusan kita pada Indonesia. 
Ketika kebaikan dibalas fitnah
Ketika dedikasi dibalas caci maki
Satu satunya yang membuat terus melangkah adalah anugerah dari Sang Pencipta

===================

Surat dari Emmy Hafild
Matinya Keadilan di Indonesia
--------------------------------
Hari ini, setelah putusan hakim untuk kasus Ahok, ingatan saya kembali ke tahun 71, pada saat selesai Pemilu pertama di masa Orde Baru. Ayah saya, waktu itu masih bekerja di PTP V, Sumatera Utara, diangkut oleh tentara dari rumah tidak tahu dibawa kemana. Ayah saya pendukung PSII dan hanya ayah dan ibu saya yang memilih PSII di kompleks perumahan perkebunan dimana kami tinggal. Ayah tidak mau masuk Golkar, seperti saran pimpinannya.


Selama berminggu-minggu kami mencari ayah kami dimana, akhirnya berkat bantuan Prof Maryam Darus, yang kebetulan famili ibu saya, ayah saya ditemukan dan dipindahkan ke penjara di Binjai. Ayah saya dituduh menipu tanpa ada proses peradilan. Ayah saya minta agar diproses peradilankan, tapi tidak pernah terjadi. Akhirnya 6 bulan kemudian, Ayah saya dilepaskan begitu saja tanpa ada proses hukum.

Tahun 1984, kejadian yang sama berulang pada mertua saya, alm Let.Jen. (Purn) H.R.Dharsono. Setelah kejadian bom BCA dan Tanj. Priuk, mertua saya memang ditarget oleh rejim Suharto, karena kelantangan beliau memprotes kebijakan Orde Baru dan Suharto. Suatu hari mertua saya hilang, tidak diketahui dimana , ditemukan oleh suami saya di Rutan Militer Guntur. Kemudian terjadilah rekayasa persidangan selama setahun. Mertua saya dituduh ikut merestui pengeboman karena dituduh mengetahui dan tidak melaporkan adanya orang-orang ingin ngebom beberapa titik di Jakarta. Kemudian beliau dihukum 7 tahun penjara. Beliau meninggal tahun 1996, dan tidak diijinkan dimakamkan di Makam Pahlawan. Sesudah reformasi, mertua saya direhabilitasi namanya dan diberi bintang Mahaputera oleh Presiden Habibie tapi tidak diterima oleh keluarga. Lalu ditawarkan agar makamnya dipindahkan ke makam pahlawan, tapi keluarga juga menolak. Mertua saya adalah pahlawan, berjuang dalam kemerdekaan RI.

Hari ini, Ahok dihukum 2 tahun langsung masuk penjara, suatu putusan hakim yang lebih berat dari tuntutan jaksa. Hati saya remuk redam, teringat kembali pengalaman hidup saya menghadapi ayah dan mertua yang dihukum karena politik. Kemudian, Gubernur yang saya kagumi, juga mengalami hal yang sama, untuk tindakan yang bahkan dalam tuntutan jaksa tidak terbukti.

Kebetulan ke-3 orang yang saya kagumi ini punya kesamaan. Mereka adalah orang yang apa adanya, lebih memikirkan orang lain daripada dirinya sendiri, lurus, dan bersih dari korupsi, dan sangat cinta kepada negerinya. Ketiganya adalah orang-orang baik, yang tidak pernah mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri. Ketiganya adalah pribadi yang cenderung hitam putih, tidak bisa kompromi pada hal-hal yang prinsip, dan lurus ikut aturan, tetapi selalu mencari terobosan atas kesulitan yang ada. Ini adalah orang-orang yang langka di negeri ini.

Kalau Ayah dan mertua diperlakukan tidak adil oleh rejim Suharto, saya bisa mengerti. Rejim Suharto adalah rejim yang otoriter, semua perlawanan dan kritik diberangus. Oleh karena itulah, saya ikut dalam gerakan reformasi untuk mendirikan demokrasi di negeri ini. Mencari keadilan adalah selalu motivasi saya, dan saya selalu terusik, dalam kehidupan pribadi, dimasyarakat atau dalam pekerjaan saya, apabila terjadi ketidak adilan di hadapan saya.

Sembilan belas tahun setelah reformasi, ternyata keadilan itu masih sangat jauh. Ternyata kekuatan gerombolan massa yang menggoreng issue sektarian mampu mendikte hukum dan politik di negeri ini. Kasus Ahok adalah kasus kriminalisasi demi Pilkada yang didukung oleh kelompok kepentingan yang terusik dengan kebijakan Ahok. Kasus hukum yang sangat dipaksakan, oleh Wapres (berkas perkara harus selesai dalam 2 minggu ) karena tekanan massa, melanggar aturan Kapolri sendiri yang tidak boleh memproses kasus hukum Kandidat Pilkada. Anehnya, Presiden pun tidak bisa berbuat apa-apa atas tindakan semena-mena ini, atas pidato-pidato pimpinan gerombolan yang didominasi dengan perkataan-perkataan kotor dan menghina yang tidak bisa diterima orang beradab, diucapkan oleh orang-orang yang mengaku ulama agama mayoritas.

Ahok kalah dalam Pilkada karena issue agama, sudah sangat sulit diterima. Kemudian dihukum atas suatu tindakan yang menurut Jaksa tidak terbukti? Itu tidak bisa diterima oleh akal sehat manapun. Lalu langsung masuk penjara seperti penjahat narkoba? Itu lebih aneh lagi.

Seumur hidup saya, saya terlibat langsung dalam gerakan demokrasi di negeri ini. Umur saya sudah hampir 60 tahun, saya sebenarnya sudah ingin istirahat, membangun rumah sederhana di Labuhan Bajo yang indah, menikmati masa tua sambil membantu masyarakat sekitar. Tapi rasa keadilan saya sangat terusik, ternyata perjuangan masih panjang. Kita tidak boleh putus asa, saya masih menginginkan keadilan terjadi sebelum saya menutup mata di hadirat Illahi. Seorang Gubernur yang baik, yang kinerjanya diakui 76% warganya, dikalahkan oleh issu agama dan dijatuhkan habis lewat issu agama juga. Orang baik dihukum secara tidak adil. Ahok, ibarat sudah dijatuhkan, ditimpuk pula lagi dengan tangga.

Ternyata, perjuangan masih panjang. Bangsaku, jangan tunduk pada kekuatan gerombolan yang mengatasnamakan agama, didukung oleh dana konglomerat hitam yang selalu mengambil untung untuk dirinya sendiri, tidak pernah puas dengan kekayaannya. Hari ini adalah dimulainya perlawanan terhadap kesewenang-wenangan kelompok yang mengaku mewakili agama mayoritas negeri ini, memaksakan kehendaknya atas hukum di negeri ini. 
Tarik nafas panjang, mulai berlari marathon untuk mencapai keadilan hukum di negeri ini.


Kita mungkin tidak lagi bisa melihat Ahok menerima warga di Balai Kota, tapi Ahok ada dimana-mana. Sungai yang bersih, jalanan yang bersih dari sampah, anak kampung yang bisa sekolah, rumah sakit daerah yang megah, RPTRA-RPTRA... PBB yang dibebaskan, lingkar Semanggi, dia ada dimana-mana. Pak Ahok, kami tetap bersama Anda.

Emmy Hafild



Sabtu, 06 Mei 2017

KELUARGA GALAKSI ANDA ADA DI SEKITAR ANDA DALAM PERSIAPAN REUNI KITA


KELUARGA GALAKSI ANDA ADA DI SEKITAR ANDA DALAM PERSIAPAN REUNI KITA
MIRA – DEWAN TINGGI PLEIADIAN
DISALURKAN VALERIE DONNER
4 MEI 2017
ALIH BAHASA : BIRRU SADHU

Saya berbicara kepada anda pada hari ini dengan rasa sukacita di hati saya karena kemajuan yang anda lakukan dengan kenaikan anda. Pekerjaan anda telah membantu kami dan anda melakukan pekerjaan teladan dengan pekerjaan ringan anda dalam bekerja menggunakan energi. Kami mengerti bagi banyak dari anda ini sangat menantang. Anda mungkin tinggal di dimensi ke lima atau lebih tinggi pada satu saat dan kemudian dibawa kembali ke dimensi ketiga. Ini adalah bagian dari proses kenaikan. Hal ini yang mengharuskan anda untuk dapat berjalan di tangga kenaikan dan yang membuat anda terkadang harus kembali untuk mengurus hal-hal yang masih berada di urutan ketiga.

Meski proses kenaikan adalah proses langkah demi langkah yang membutuhkan fleksibilitas dan kesabaran. Ini penting agar anda mendengarkan tubuh karena mengalami banyak hal. Jika anda ingat, ini adalah pertama kalinya sebuah planet mengalami kenaikan dan masih memiliki kehidupan di dalamnya. Ini adalah sedikit eksperimen kami bagi kita semua. Kami menguji kemampuan anda secara fisik untuk menerima energi cinta yang akan datang. Kami juga membantu anda. Kami mencatat apa yang bekerja dengan baik dan apa yang perlu kami lakukan secara berbeda. Anda sepenuhnya dalam proses.

Anda juga berada dalam garis waktu realitas yang bergeser yang saling tumpang tindih. Waktu bisa saja terentang atau bisa terasa seolah semuanya ada di saat sekarang, begitulah cara anda akan hidup. Banyak hal yang tampaknya penting dalam dimensi ketiga seperti membayar pajak dan melakukan pekerjaan biasa terasa kurang relevan dari sebelumnya. Bagi banyak orang ini adalah saat istimewa untuk terbangun. Massa bingung akan perubahan ini, sangat terganggu dan menjadi tidak seimbang. Hal-hal yang selama ini mereka terlalu asyik dan nyaman juga akan menjadi hal yang remeh namun banyak yang bergantung pada kebiasaan yang sudah berjalan lama.

Saat anda melanjutkan kehidupan sehari-hari anda akan mulai menemukan bidang minat dan makna yang berbeda. Anda akan merasa perlu focus pada apa yang paling penting di hati anda. Anda belajar membiarkan hati anda memimpin jalan  sehingga anda dapat dengan nyaman pindah ke dimensi yang lebih tinggi dari hidup dari dalam hati anda. Fokus baru akan membawa peluang baru. Sebagian besar dari anda sedang mempersiapkan keadaan impian untuk pekerjaan yang lebih tinggi yang akan anda lakukan untuk melayani kehidupan di Bumi. Tujuan anda sebenarnya adalah sekitar sudut.

Kami mengagumi prestasi, dedikasi dan komitmen anda terhadap Bumi. Tolong perhatikan sebanyak mungkin tentang kenyataan anda yang bergeser. Berbagilah dengan orang lain. Berilah mereka laporan tentang kesadaran anda yang berubah. Amati beberapa situasi unik yang mulai anda alami. Setiap orang membutuhkan inspirasi. Ini adalah sebagian bagaimana para pekerja ringan bisa melayani.

Keluarga galaksi anda ada di sekitar anda dalam persiapan reuni kita. Perhatikan kami di langi dan di planet ini, karena kami ada di sini. Berikanlah sedikit energy pada kekuatan gelap yang ingin adan percaya. Mereka ingin anda tetap takut, mempercayai bahwa perang akan segera terjadi dan untuk membuat anda tetap berada di bawah kendali mereka. Ketahuilah kebenaran di hati anda dan bacalah di antara garis-garis apa yang sedang terjadi. Ada yang lebih dari apa yang terlihat oleh mata. Cahaya ada di mana-mana.

Kami mengirimkan Cinta, Sukacita dan Kedamaian.

Aku adalah Mira



Kamis, 04 Mei 2017

Pesan Tabut Perjanjian Tuhan

Pesan Tabut Perjanjian Tuhan
Sananda melalui Elizabeth Trutwin
3 Mei 2017
Alih Bahasa Birru Sadhu

Salam ini adalah Sananda
Saat ini kita lebih dekat lagi dengan perpindahan daripada sebelumnya. Saya ingin memulai dialog tentang 5.000 tahun perang terakhir di Planet Bumi. Pelaku terbesar kebohongan ditemukan di lapangan ada dalam Perjanjian Lama, Perjanjian Baru dan Alquran. Inilah saatnya untuk meletakkan kebohongan itu di belakang saat kita memasuki Jalan baru dan beralih ke Paradigma baru.

Bagi yang baru mengenal tulisan-tulisan ini, Sananda adalah nama saya yang bisa ditemukan di dalam Hindu Veda. Saya adalah salah satu anak sulung Brahma yang lahir dari pikiran. Ada empat saudara saya dan kadang-kadang kami disebut 4 Kumaras Kudus; Sanat, Sananda, Sanaka dan Sanatana. Kami adalah Star-Farers dan kami semua memiliki banyak inkarnasi Bumi. Memandu umat manusia dalam perjalanan mereka di dalam Eksperimen Agung. Dua inkarnasi Bumi saya adalah Immanuel, yang dikenal juga sebagai Yesus atau Yeshua. Saya lebih senang memilih sebagai Immanuel. Inkarnasi saya yang lain adalah sebagai Raja Tutankhamen. Apa yang tidak diketahui secara luas adalah bahwa selama kedua inkarnasi ini saya memiliki Tabut Perjanjian Tuhan.

Tabut Perjanjian Tuhan dengan Teknologi Pengetahuan Sapphire Crystal Star 

Kunci untuk Bible/Alkitab adalah ini. Seluruh Perjanjian Lama adalah kisah Atlantis setelah banjir.

Keseluruhan Perjanjian Lama menceritakan tentang teknologi Ekstraterrestrial yang sangat maju, Tabut Perjanjian Tuhan. Teknologi Tabut ini,  pertama kali diberikan kepada manusia oleh Para Ekstraterrestrial (kadang-kadang disebut sebagai Angels atau Para Malaikat) yang telah mengamati dan membantu evolusi Bumi setidaknya 5,000 tahun terakhir. Tabut ini juga dikenal sebagai Pohon Kehidupan.



The Adam Kadmon Divine Blueprint terungkap di Taman Eden. Eve mengetahui teknologi Pohon Kehidupan ini, dia dan Adam juga mengerti pengetahuan tentang Tabut ini, yang memberikan energi tanpa henti, koherensi air dan makanan murni yang tersedia di kebun. Ini membuat DNA mereka kuat dan mereka menjadi abadi. Dari sini berkembanglah Atlantis. Seiring evolusi berlanjut, teknologi meningkat dan pada akhirnya dalam pengaturan dualitas kesalahan Eksperimen Besar terjadi. Mulai saat itu Kemanusiaan dibutuhkan untuk mengalami tantangan.

Dalam hidup saya sebagai Raja Tut, Kakek saya, Amenhotep III dan Mertua saya, Akhenaten, membawa saya dan istri, putri ketiga Akhenaten, Anes, saat kami masih anak-anak, membawa kami untuk Inisiasi Teknologi Ekstraterrestrial Tabut Perjanjian di Piramida Agung di Giza. Ini adalah sesuatu yang kami pelajari dan siapkan dari waktu ke waktu. Ketika Akhenaten dibunuh oleh Imam Amun, yang tidak mendapatkan keuntungan finansial, melalui sumbangan, oleh Kota barunya di mana dia mengajar hanya ada satu Tuhan, saya berada di urutan berikutnya untuk mengambil alih takhta. Ini adalah cerita resmi yang beredar.


Peti jasad King Tut yang menahan Tabut tetap di bawahnya dengan Anubis, sebagai Penjaga Tabut


Anubis, Penjaga Tabut telah ditempatkan King Tut di atas Tabut
Kebenarannya adalah Akhenaten menguasai teknologi ET yang disediakan oleh Tabut dan Imam Amun menginginkannya untuk kepentingan mereka sendiri. Jadi setelah mereka membunuhnya, mereka kemudian membunuh saya sebelum saya naik takhta. Kekacauan juga mengikuti istri saya dan akhirnya Firaun yang jahat mengambil alih. Karena hal itu, teknologi Tabut kemudian ada di tangan Musa. Musa hidup sebagai anak Firaun di Mesir dan diinisiasi kemudian untuk mengetahui Tabut Perjanjian Tuhan di Piramida Agung di Giza oleh Imam Kegelapan. Dia diberi ‘Hukum’ oleh ‘semak yang terbakar’ di atas Gunung dari sebuah Cloud Craft ET. Ini berbentuk tablet safir heksagonal. Batu yang gelap. Dia telah diberi pengetahuan tentang Pohon Kehidupan untuk berbagi dengan 12 suku bangsa Israel. Sephiroth. Pengetahuan. Ketika dia turun dari Gunung, dia melihat bahwa manusia belum siap untuk keabadian. Mereka belum siap untuk naik.

The Ark of the Covenant of God – Extraterrestrial Technology
Akhirnya dia mengetahui bahwa dia adalah orang Ibrani. Kemudian dia pergi dengan 12 Suku Israel dan mengambil Tabut Perjanjian dari Piramida Agung dan membawanya ke padang gurun dan meninggalkannya di sana dengan menyembunyikannya selama 40 tahun. Akhirnya tempat itu sekarang bernama Dome of Rock, Jerusalem yang sekarang berada di bawah kekuasaan Islam. Kemudian orang Filistin memindahkannya dan membawa ke Kuil mereka dan menggunakannya untuk tujuan gelap. Salah satu kekuatannya adalah perang atom. Mereka semua meninggal akibat keracunan radiasi. Mereka kemudian mengembalikan Tabut Perjanjian Tuhan ke Bait Suci Sulaiman. Segera setelah itu disingkirkan ke Ethiopia. Dibersihkan kemudian dibawa ke Pulau Elephantine di Mesir dan dibawa kembali ke Ethiopia.

Kuil Yahudi Kuno di Pulau Elephantine, Mesir
Dalam hidup saya sebagai Immanuel, saya lahir di gua dekat Quorum, Ethiopia dalam bidang energik Tabut Perjanjian. Ini yang menjadikan DNA saya sangat terstruktur dan jauh lebih maju dari yang lain. Saya menjadi Tabut hidup. Sebenarnya, inilah alasan sesungguhnya mengapa Immanuel disalibkan. Bukan karena pengikut saya. Tentu saja bukan. Karena saya, Sananda sebagai Immanuel mengancam untuk membawa Tabut Perjanjian kembali ke Jerusalem. Imam Yahudi yang gelap, jiwa yang sama inkarnasi hingga hari ini, anda menyebut mereka sebagai orang Yahudi Khazaria.

Keluarga saya dan saya adalah orang Essenes, yang berasal dari orang-orang Yahudi Zadok. Para Imam gelap yang mengendalikan Yerusalem saat itu berkembang tanpa Tabut. Mereka tidak ingin masyarakat tahu akan hal itu, mereka ingin masyarakat tahu kemampuan sebagai Imam dapat menghancurkan kehidupan perbudakan dan budaya bertahan hidup.



Tabut Perjanjian di dalamnya mengandung Black Sun atau Black Star yang sama seperti di dalam Ka’bah di Arab Saudi. Teknologi ET ini memiliki banyak kegunaan yang mencakup pembangunan Obelisk, Piramida, Ziggurat yang sangat besar dan ini adalah teknologi Zero Point Free Energy. Mampu mengukir seperti laser dan memotong balok batu hingga 1000 ton dan tingginya lebih dari 20 kaki. Teknologi ini mengukir Sphinx di Giza langsung dari batuan dasar. Tabut adalah teknologi yang membuat sejumlah besar koherensi dalam Struktur Wawasan Ruang di sekitarnya.

Ziggurats

Piramida Giza
Quorum Obelisk
Chichen Itza Pyramid


Ketika Bahtera terkena air, seperti di bawah Piramida, air masuk mengikuti jejak itu dan masuk ke koherensi dan mengunggah/download lebih banyak kekuatan hidup. Inilah yang mempengaruhi koherensi DNA dan membuat kehidupan abadi. Ini adalah kekuatan eksternal Ascension/Kenaikan. Saat air mengairi ladang, membuat tanaman yang menakjubkan dan menghasilkan banyak makanan.

Kenaikan dan Kebebasan.

Sekarang 2000 tahun kemudian Bumi telah mencapai saat untuk Dia memiliki pengetahuan internal dan kemampuan eksternal untuk menggunakan pengetahuan dengan bijak. Inilah sebabnya mengapa kita semua harus memilikinya, karena kita semua adalah makhluk luar angkasa, yaitu bukan berasal dari Bumi, untuk mengatur bersama dan menuntut beberapa orang Yahudi Khazaria yang tersisa untuk menjadikan Pengetahuan ini diketahui publik melalui pemerintahan kita, dengan mengakhiri keuntungan Rahasia yang tak terbatas tentang Program Antariksa yang melibatkan beberapa Negara dengan Full Galactic Disclosure – Pengungkapan Galaktika Sepenuhnya. Kemudian Teknologi Tabut Perjanjian Tuhan akan dilepaskan ke publik, maka penderitaan dan perang di Planet Bumi akan segera berakhir. Minggu depan akan diberikan eksplorasi cerita ini dengan menyelam lebih dalam.


Ini adalah Sananda melalui Elizabeth Trutwin.